Wednesday, March 18, 2020

Review In Hand : Mengapa Dihubungkan dengan Virus Corona?


Serangga, bakteri dan virus mungkin dianggap sebagai makhluk yang berbahaya, sekaligus menjijikkan. Keduanya saling terkait satu sama lain jika menyangkut soal penyebaran penyakit. Keduanya saling terkait dimana yang satu memanfaatkan yang lain sebagai media penyebaran penyakit. Sebagaimana kita ketahui beberapa jenis lalat, nyamuk, serangga tertentu membawa virus penyakit yang kadang berbahaya.

Awal Kisahnya

Namun, kita kali ini membahas dorama berjudul In Hand. Dorama ini tentang seorang pencinta Serangga, bakteri dan virus. Ia adalah Tetsu Himokura yang sangat mencintai Serangga, bakteri dan virus. Namun, kecintaanya tersebut membuatnya menjadi ilmuwan yang sangat ahli dalam menangani berbagai penyakit terkait makhluk-makhluk tersebut. Kisah drama ini juga didasarkan dari adaptasi manga dengan judul yang sama.

Bersama dengan asistennya yang seorang, Haruma Takaie dan anggota salah seorang anggota badan kesehatan, Tomoe Makino. Mereka menyelesaikan masalah dari kasus seputar kesehatan. Terutama yang berhubungan dengan penyakit menyangkut Serangga, bakteri dan virus. Dimana hampir semua kasus dapat dibilang cukup berbahaya dan mengancam nyawa.

Karakter masing-masing

Tetsu Himokura diperankan oleh Tomohisa Yamashita atau yang akrab dipanggil Yamapi. Ia memerankan seoran ilmuwan jenius yang sangat mencintai Serangga, bakteri dan virus, bahkan sampai menyebutnya makhluk tersebut seksi. Meskipun terlihat eksentrik, ia benar-benar jenius dalam menangani kasus terkait makhluk tersebut.

Ia juga memiliki ciri khas dimana tangan kanannya menggunakan tangan mekanik seperti robot. Dimana terdapat kisah tragis dibaliknya tentang kematian sahabatnya. Ia juga terkadang terlihat tidak berperasaan , berperilaku dingin dan sering menyebut orang lain dengan “kemanusiaan yang setengah-setengah” walaupun sebenarnya dia orang yang peduli.

Ia juga kadang menggunakan cara ilegal dalam menyelesaikan suatu masalah. Mulai dari masuk seperti pencuri sampai bekerja sama dengan para penjual organ manusia. Hal tersebut terutama karena fokusnya yang selalu ingin mengembangkan teknologi kesehatan di masa depan meskipun harus melakukan tindakan ilegal. Meskipun tindakan ilegal tersebut kadang menimbulkan kekonyolan terutama bersama asistennya.

Asistennya Haruma Takaie diperankan oleh Gaku Hamada bisa dibilang merupakan orang paling konyol dalam film ini. Kadang, ia bermain rokugo, namun hanya ibunya yang tertawa. Ia merupakan seorang yang sangat peduli dan berperasaan berbeda dengan himokura yang kadang bersikap dingin. Ia terpengaruh dengan kebiasaan Himokura yang sering melakukan tindakan ilegai hanya untuk menyelesaikan kasus.

Tomoe Makino diperankan oleh Nanao merupakan seorang wanita karir yang dikeluarkan dari departemen luar negeri ke sebuah badan kesehatan pemerintah. Ia berambisi untuk kembali ke departemen luar negeri dengan sebuah prestasi gemilang. Ia juga orang yang meminta kerjasama dengan himokura, meskipun kadang dianggap menipu oleh himokura.

Mengapa dianggap behubungan dengan virus corona?

Hal ini sebenarnya karena kebiasaan para penonton menghubung-hubungkan suatu kejadian dengan film. Ini juga bukah film pertama yang dihubungkan dengan corona. Ada yang bilang film asal korea the flu juga dihubungkan dengan kasus virus corona. Terutama karena adegan yang seolah menggambarkan kejadian.

Drama In Hand sendiri dihubungkan karena beberapa hal. Pertama tanggal tayang in hand di Jepang mulai dari April sampai juni 2019. Dimana diketahui beberapa bulan kemudian virus corona di mulai di cina, kemudian merambah di seluruh dunia, termasuk Jepang. Tidak heran beberapa orang menganggap drama In Hand sebagai peringatan sebelum terjadinya wabah.

Tema dan adegan yang memang sangat pas dengan kejadian wabah virus corona. Dimana tema drama ini memang tentang wabah virus. Adegan yang dianggap paling mirip dengan kejadian virus corona adalah beberapa adegan di episode terakhir dimana terlihat isolasi sebuah wilayah dari sebuah virus ebola yang dimodifikasi dan korban meninggal. Mirip dengan kejadian di dunia nyata, dimana di dalam wilayah terisolir tersebut banyak korban meninggal.

Adapun kelebihan dan kelemahan drama ini sebagai berikut:

Kelebihan

Easter egg peran yamapi

Yamapi sebelumnya memerankan Himokura memang terkenal dengan banyaknya dorama yang dimainkannya. Ada beberapa easter egg dalam film ini yang cukup menarik. Easter egg pertama dari drama code blue, dimana Yamapi berperan sebagai Kousaku Aizawa dan khawatir tanggannya patah seperti mentornya, di drama ini tangannya benar benar patah.

Easter egg kedua dimana Yamapi memerankan kurosaki yang seorang yang menipu para penipu. Hal tersebut pada drama black swindler atau kurosaki yang diperankannya. Ia sempat menyinggung makino sebagai penipu karena menipunya soal paspor yang dijanjikan Makino untuknya.

Setting yang luar biasa

Bisa dibilang drama ini menggunakan berbagai setting yang cukup menarik. Terutama beberapa menggunakan setting yang penuh binatang, seperti di hutan dan rumah Himokura. Ada juga setting yang menarik dimana suatu wilayah diisolasi karena penyebaran penyakit. Tidak heran hal tersebut terlihat cukup realistis.

Kelemahan

Sisi Jahat Terlalu Berlebihan

Penggambaran yang menurut saya tidak bagus dan menjadi kelemahan adalah adegan dimana Himokura membiarkan seorang penjahat kabur. Padahal penjahat tersebut seorang penjual organ tubuh manusia illegal. Terlihat dalam adegan ia, bahkan membiarkan penjahat tersebut kabur tanpa minta bantuan pada pihak yang berwajib. Apalagi tindakan tersebut tidak memberikan dampak signifikan sebagai mana tindakan Himokura yang lain.

Pemaparan singkat di atas mungkin memberikan anda pemahaman singkat tentang serial dorama In Hand Kami sangat merekomendasikan bagi mereka yang sama sekali belum pernah menontonnya, terutama penggemar. Bagi penggemar yang sudah pernah menonton mungkin dapat mencoba menonton kembali.



Penulis: Aru Akasa


Jangan Lupa Like FP kami: Meongeden.com
Jangan Lupa Komentar





No comments:

Post a Comment