Friday, March 6, 2020

Review Godzilla King of Monster 2019: Kampanye Peduli Lingkungan Secara Tak Langsung



Godzilla bisa dibilang salah satu film tokusatsu yang cukup terkenal dengan kaiju atau hewan raksasanya. Terutama dengan kaiju yang menjadi ikon utama mereka yaitu godzilla. Tidak lupa juga tentunya dengan tema-teman godzilla sesama kaiju, yaitu king ghidorah, rhodan, mothra, dll. Mereka semua karya studio jepang yang bernama toho.

Namun, perkembangan Godzilla tidak hanya sampai Jepang saja. Seiring dengan berjalannya waktu sistem franchise membuat merek dagang Godzilla dimiliki oleh hollywood. Akhirnya Godzilla kemudian mendapat adaptasi versi film barat. Beberapa kali tayang film ini mendapat cukup banyak kesuksesan.

Adaptasi Godzilla di Barat

Godzilla king of monster bisa dibilang salah satu film Godzilla yang cukup sukses. Melihat dari berbagai tanggapan positif dan antusiasme penggemar soal film ini. Film ini melanjutkan kesuksesannya dari sekuel terdahulunya Godzilla 2014. ada juga Kabar beredar bahwa masih akan ada lanjutannya yaitu Godzilla vs Kong.

Kali ini Godzilla bersama Kaiju yang lain dirubah namanya menjadi Titan. Mereka dianggap sebagai ancaman untuk dunia. Monarch merupakan organisasi yang berusaha melindungi Kaiju mendapat tentangan dari banyak orang. Akan tetapi, mereka berusaha menjelaskan pentingnya para Titan untuk bumi.

Keluarga Russel

Film ini juga diawali oleh permasalah keluarga Russel. Dr. Emma Russel berpisah dengan suaminya Dr. Mark Russel dan merawat anaknya Madison. Mereka berpisah karena meninggalnya anaknya. Dr. Emma sendiri mengembangkan sistem yang disebut Orca. Orca merupakan sistem atau alat yang dapat mengadakan komunikasi dengan Titan.

Suatu hari, markas Monarch diserang oleh teroris. Mereka berkeliling di beberapa bagian dunia membangkitkan Titan. Dr. Emma dan madison diculik teroris. Namun, Monarch tidak tinggal diam dan berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi. Mereka mengundang dr mark russel yang menganggap istrinya diculik. Dr mark sangat tidak suka dengan para Titan dan lebih memilih untuk memusnahkan mereka.

Sampai terungkap kebenaran bahwa ternyata Dr. Emma Russel dalang dibalik bangkitnya para Titan di seluruh dunia. Tujuannya untuk memperbaiki alam dengan kemunculan para Titan. Sayangnya, ia malah membangkitkan Titan jahat King Ghidorah. Kemudian, dimulailah pertarungan antara King Ghidora dengan Godzilla. Tentu saja manusia mendukung Godzilla. 

Tentu saja setiap film tidak terlepas dari kelebihan dan kelemahan. Adapun kelebihan dan kelemahannya sebagai berikut:

Kelebihan

Aksi yang Ikonik 

Salah satu aksi terbaik dalam film ini adalah semburan Godzilla ke langit. Semburan yang dilakukannya ketika mendapatkan kekuatan dari ledakang nuklir. Adegan ini sangat ikonik, bahkan banyak meme yang tersebar menggunakan adegan semburan tersebut.

Simbol Tersembunyi

Simbol Monster Verse yang disamarkan jadi simbol Monarch. Monster Verse adalah nama franchise yang dikelola studio Legendary untuk monster raksasa seperti Godzilla, Kong, dll. Jika kita memperhatikan lebih baik simbol dari Monarch mirip dengan simbol dari Monster verse. Benar-benar sebuah pesan tersembunyi yang menarik dibalik sebuah simbol.

Adegan yang emosional 

Bisa dibilang banyak adegan emosional seperti dr serizawa mengorbankan diri untuk memperkuat godzilla. Kematian dr emma russel yang berakhir mengorbankan diri untuk menarik king ghidora. Bisa dibilang adegan tersebut benar-benar emosional.

Menjaga Kelestarian Alam 

Pesan yang disampaikan sebenarnya dalam film ini adalah menjaga lingkungan yang saat ini sedang rusak. Penggambaran kebangkitan para titan hasil usaha manusia merusak alam tergambarkan dengan baik. Dr. Serizawa mengingatkan bahwa kebangkitan Godzilla adalah karena nuklir yang merupakan karya manusia.

Kelemahan

Istilah Titan 

Banyak penggemar sedikit kecewa atas penggunaan istilah Titan. Lebih baik menggunakan istilah kaiju yang telah dipahami secara umum. Istilah titan baru digunakan pada film ini dan belum ada pada film bertemakan kaiju sebelumnya yang diadaptasikan oleh barat. Ada kemungkinan hal ini untuk penyamarataan dengan Kong yang bukan karya Jepang.

Kemunculan Terakhir Dr. Serizawa

Salah satu adegan yang emosional adalah kematian Dr. Serizawa yang muncul juga pada film ini. Hilangnya orang Jepang ini, benar-benar memberikan kesan tersendiri. Harapannya ada lagi orang jepang yang main pada seri selanjutnya untuk mengingatkan asal film Kaiju satu ini.

Pemaparan di atas mungkin memberikan sedikit gambaran tentang film Godzilla the King of Monster 2019. Mungkin masih banyak yang belum sempat disampaikan dari pemaparan di atas. Semoga kesuksesan yang telah dicapai dalam film ini masih berlanjut dalam sequelnya dan dapat dinikmati para penonton.


Penulis: Aru Akasa

Jangan Lupa Like FP kami: Meongeden.com
Jangan Lupa Komentar

No comments:

Post a Comment