Sunday, March 1, 2020

Review 99.9 Keiji Senmon Bengoshi: Mirisnya Kenyataan Sistem Hukum Jepang


Tuduhan palsu dalam dunia hukum bisa jadi sangat berbahaya. Orang yang tidak bersalah bisa saja dihukum dengan hukuman dengan berat. Hal ini juga masih sering dipermasalahkan dalam dunia hukum.

Fenomena Hukum Jepang

Salah satu dorama jepang berjudul 99.9 Keiji Senmon Bengoshi, mencoba mengangkat masalah tersebut. Judulnya diangkat dari sebuah fenomena Miris hukum di Jepang. Dimana 99 % pelaku kejahatan kriminal di jepang pasti mendapat hukuman bersalah. Hal tersebut sering diistilahkan dengan tingkat penghukuman atau conviction rate. 

Hal ini kadang menimbulkan permasalah, ketika yang tidak bersalah juga ikut dalam 99%. Akibatnya yang tidak bersalah tadi terpaksa dihukum. Namun, pada beberapa kasus ternyata terjadi salah tangkap atau tuduhan palsu terhadap pelaku. Tidak heran anda akan menemukan beberapa kasus nyata yang mirip dengan kasus dalam dorama ini. 

Kisah ini diawali oleh dua orang Hiroto Miyama dan Tatsuya Akashi. Mereka sedang berusaha mengumpulkan bukti dengan cara melakukan reka ulang dengan mobil. Sehingga, akhirnya mereka menang, akan tetapi mereka tak memungut bayaran. Akibatnya biasanya Akashi yang harus bayar.

Miyama yang Nyentrik

Hiroto Miyama atau yang akrab disapa Miyama. Namanya juga sering salah dibaca kanjinya dengan sebutan Fuyama. Namun begitu, dia merupakan pengacara yang sangat handal memecahkan kasus salah tuduh. 

Ia juga seorang yang sangat nyentrik. Ia memiliki kebiasaan memplesetkan kata itadakimasu saat makan. Ia juga terlihat sering membawa bumbu saat makan, apabila ia merasa tidak sesuai rasa yang diinginkannya. Ia juga hobi makan permen dan menawarkannya pada orang lain. Meskipun, begitu ia cukup terkenal sebagai pengacara hebat sekaligus mendapat julukan pengacau di dunia hukum. 

Akashi Ikimasu



Tatsuya akashi atau akrab disapa Akashi. Ia menjadi paralegal alias pembantu dalam bidang hukum dari Miyama. Meskipun sebenarnya ia hanya dijadikan anak buah dan bahan percobaan dari reka ulang Miyama. 

Akashi sering melakukan tindakan konyol. Ia memiliki gaya khas dengan berteriak “Akashi ikimasu” atau dapat diartikan akashi berangkat. Ia jadi paralegal miyama karena belum lulus dalam ujian hukum sama sekali. 

Kemunculan Karakter Lainnya

Suatu hari muncullah seorang kepala firma hukum, Haruhiko Madarame. Ia melihat ada potensi yang besar dari Miyama untuk mengisi departemen kriminal. Ia juga menunjuk Ayano Tachibana dan Atsuhiro Sada untuk membacntu miyama dalam departemen kriminalnya. 

Ayano Tachibana atau akrab disapa Tachibana merupakan seorang yang harusnya jadi pengacara hukum bisnis. Wanita penggemar gulat ini beberapa kali harus direpotkan dengan ulah Miyama dalam memecahkan kasus. Meskipun, sering kecewa ikut Miyama, namun pernah cukup puas karena berhasil membanting seseorang.



Atsuhiro Sada atau yang akrab dipanggil Sada. Ia merupakan seorang yang ahli dalam bidang hukum korporat atau hukum bisnis. Akan tetapi, ia terpaksa harus pindah ke departemen hukum kriminal membantu Miyama yang menyelesaikan kasus.      
Sada dan Miyama, awalnya digambarkan saling bertentangan. 

Terutama, karena mereka berbeda pandangan soal menyelesaikan masalah hukum. Akan tetapi, sedikit demi sedikit mereka akur, bahkan sama-sama menyukai lelucon garing Miyama. Meskipun, Karakter lain tidak suka hal ini. 

Berlanjut ke Season 2

Drama ini berhasil meraih kepopuleran dan berhasil sampai season 2. Apalagi mendapat rating yang sangat tinggi, sehingga wajar jika mendapatkan season 2. Apalagi memang pembahasannya memang sangat menarik. 

Saat kembali ke season 2 ada beberapa karakter tambahan dan ada juga yang di ganti.Seperti karakter Tachibana diganti dengan Miko Ozaki, Namun, ia kembali pada episode terakhir season 2. Season 2 juga tidak kalah menarik, sehingga tak heran ada yang berharap season 3. 


Adapun Kelebihan dan Kelemahan sebagai berikut:

Kelebihan

Adegan Emosional dan Komedi 

Kadang ada bagian yang sangat emosional sampai membuat sedih, terutama soal korban, namun ada bagian lucu. Kadang juga ada bagian kocak, dimana Miyama menjahili anggota yang lainnya. Terutama ketika menjahili sada. Ada juga adegan sedih ketika Miyama mengenang ayahnya yang tak bersalah.

Penjelasan Mudah Lewat Reka Ulang

Miyama akan melakukan reka ulang dengan kasus bermasalah tersebut. Disana terdapat banyak penjelasan tentang kejanggalan kasus tersebut sampai kasus tersebut diselesaikan lewat persidangan. Inilah mungkin bagian paling menarik dari drama ini.

Kelemahan

Lawakan Garing Miyama dan Sada 

Lawakan yang membuat keduanya tertawa, namun kadang tidak terasa lucu. Terutama bagi yang tidak mengerti bahasa Jepang dan tidak terdapat penjelasan di subtitle. Meskipun, lawakan ini memang sengaja dibuat untuk menghubungkan dua karakter tersebut.

Sistem penyelesaian 2 episode 

Umumnya episode dalam drama tersebut diselesaikan dua episode dan biasanya sidang pada bagian akhir. Kadang terasa bagian akhir tersebut jadi membosankan karena terus berulang dan jadi mudah diprediksi. Hal ini kadang membuat drama ini, ceritanya mudah ditebak dan sangat monoton.

Mungkin itu sepintas gambaran soal dorama 99.9 Keiji Senmon Bengoshi. Semoga dapat memberikan sedikit pemahaman tentang dorama ini. Kami sangat merekomendasikan dorama ini bagi yang belum menonton. Bagi yang sudah mungkin dapat mencoba menonton kembali.



Penulis: Aru Akasa

Jangan Lupa Like FP kami: Meongeden.com
Jangan Lupa Komentar


No comments:

Post a Comment