Tuesday, March 3, 2020

Penulisnya Sama: Perbandingan Kamen Rider Exaid dan Zero-one



Kamen Rider merupakan salah satu merek franchise yang sudah sangat terkenal. Ia berhasil melewati tiga masa di Jepang dan mendapatkan cukup banyak penggemar. Penggemarnya bukan hanya di Jepang saja, namun juga seluruh dunia. Tidak mengherankan setiap mendapat serial baru, penggemar akan menunjukan animo besarnya.

Masuknya serial Kamen Rider ke era paling baru yaitu Reiwa, cukup memberikan banyak perdebatan. Terutama tentang tayangnya serial pertama di era Reiwa, yaitu Kamen Rider Zero One. Hal yang menjadi perdebatan (sebelum tayang waktu itu) adalah sang penulis Yuya Takahashi. Ia merupakan penulis yang juga terkenal karena Kamen Rider Exaid, sehingga Kamen Rider Zero One dianggap teraalu mirip dengan Exaid. meskipun berbeda tema.


Terlalu Banyak Elemen yang Sama

Hal yang menjadi masalah besar dari keduanya adalah para penggemar yang sedikit kecewa dengan Kamen Rider Exaid. Mereka khawatir berbagai kelemahan dari Kamen Rider exaid bakal menimpa Zero One. Sampai tulisan ini ditulis Kamen Rider Zero One baru sampai 20 episode yang tayang di Jepang. Namun, Berbagai Hal yang mirip dari keduanya sudah bermunculan.

Keduanya langsung dibandingkan dan banyak penggemar sadar banyaknya elemen yang sama dari keduanya. Tokoh utama yang sama-sama memiliki kepribadian lemah. Heroine yang sangat banyak dengan berbagai kepribadian. Ceo dari sebuah perusahaan yang memiliki kesan sebagai villain yang cukup kuat dan kadang sedikit aneh dengan pakaian khasnya.

Tidak semua elemen sebenarnya dibenci para penggemar. Lihatlah bagaimana penggemar bersepakat banyaknya heroine dalam kedua serial memberikan pengaruh yang cukup baik. Meskipun, kadang fans masih sering berdebat siapa heroine terbaik diantara para aktris yang memainkan berbagai peran heroine tersebut.

Karakter Utama Tenggelam Lagi ?


Satu yang menjadi masalah dalam serial Kamen Rider Exaid adalah karakter utama yang tenggelam dengan karakter lain. Karakter Emu terlihat kurang menonjol dibandingkan dengan karakter lain. Sebut saja perbandingannya dengan karakter Dan Kuroto. Penggemar pasti dengan mudah mengingat perkataan dan ciri khasnya dibanding emu sebagai tokoh utama.

Langkah inilah mungkin yang diambil Yuya untuk memperkuat karakter utama, pak bos Aruto Hiden. Ia diberi kalimat dan gaya khas agar menonjol dan tidak tenggelam. Meskipun karakter utamanya masih saja mengandalkan karakter utama yang lemah. Setidaknya karakter utama tidak terlalu tenggelam seperti dulu.

Salah satu masalah dari tekhnik penulisan Yuya adalah karakter lain kadang berkembang lebih cepat dan lebih banyak dari karakter utama.  Lagi-lagi kita membandingkan dengan Dan kuroto. Perkembangannya sangat cepat, mulai dari bagian awal menjadi penjahat. Terus jadi baik, kemudian di true ending menjadi musuh kembali, namun tetap dengan gayanya yang khas.

Perkembangan Karakter


Bandingkan dengan kamen rider Zero One. Kembali karakter lain berkembang cukup cepat dan banyak. Karakter fuwa akhirnya diungkapkan kebenciannya kepada Humagear, namun hal tersebut ternyata didasari metsuboujinrai.net. Kemudian, berbagai potongan masa lalu dan kebenaran tentang kejadian masa kecilnya terungkap. Karakternya pun mengalami perubahan dan kesadaran lebih cepat.  

Berbeda dengan Aruto yang telah mendapatkan movie dengan mengungkapkan kasus ayahnya. Meski mengetahui tentang masa lalu, karakternya tetap saja belum mengalami perubahan cukup signifikan. Hal ini kemungkinan karena perkembangan karakter Aruto bakal dibuat seperti Emu, dimana perubahannya berlangsung lambat sampai akhir episode. Namun, cukup baik dalam hal penceritaan.

Oleh karena itu, terlepas dari segala perdebatan, kami berharap Kamen Rider Zero One berakhir dengan cukup baik. Semoga juga tidak ada masalah terkait proses produksi. Adapun metode penulisan yang memang terasa agak sama, semoga dapat ditutupi dengan berbagai konsep baru yang berbeda.


Penulis: Aru Akasa

Jangan Lupa Like FP kami: Meongeden.com
Jangan Lupa Komentar




No comments:

Post a Comment