Thursday, February 20, 2020

Thomas Alva Edison: Sukses Meskipun Hanya 3 Bulan Sekolah


Siapa yang tidak kenal dengan sang penemu yang dianggap jenius, Thomas Alva Edison. Mulai dari lampu, telpon dan berbagai alat listrik menjadi temuannya. Hampir setiap ada pembahasan tentang penemua alat listrik, namanya selalu muncul. Terutama bohlam lampu, meskipun masih ada bagian kontroversi di dalamnya.

Tidak seperti penemu yang lain, Thomas Alva Edison juga terkenal dengan kemampuannya berbisnis. Perusahaan yang didirikannya General Eletric masih bertahan hingga saat ini, meskipun ia sendiri telah tiada. Ini membuktikanm ia bukan hanya ahli dibidang tekhnik kelistrikan, akan tetapi ia juga seorang yang ahli dalam dunia usaha 

Namun siapa sangka, Thomas Alva Edison hanya seorang anak yang di cap bodoh oleh sekolah. Tentunya hal ini berbanding terbalik dengan anggapan orang zaman sekarang, dimana mereka yang cerdas pasti mampu bertahan di sekolah.

Orang Tua dan Kelahirannya

Ibunya bernama Nancy Matthiew Elliot dan ayahnya bernama Samuel Ogden Edison Jr. Mereka berdua adalah orang tua yang membesarkan Thomas Alva Edison sehingga menjadi orang besar. 
Nancy sendiri punya latar belakang sebagai sorang guru, sedangkan ayahnya juga dikenal sebagai salah satu pahlawan revolusi amerika. Mereka memberi panggilan kepada Thomas Alva Edison dengan sebutan Tommy. 

Kisah kita di mulai dengan kelahiran thomas alfa edison. Sejak lahir sebenarnya, ia telah memiliki kelainan, saat lahir kepalanya sedikit membesar dan dalam keadaan demam. Dokter juga mengkhawatirkan bahwa thomas alva edison memiliki kelainan otak. 

Bukan hanya itu, ternyata Tommy baru dapat berbicara setelah berumur 4 tahun. Jika kita melihat dari sudut pandang sekarang, mungkin ada orang tua yang berpikir bahwa di masa depan Tommy akan menjadi anak bodoh karena lambat berbicara. Akan tetapi, orang tuanya tetap yakin anaknya merupakan anak yang cerdas.

Pada usia 5 tahun, Thomas Alva Edison menunjukan potensinya. Ia mampu menghapal dan menyanyikan semua lagu anak-anak yang populer saat itu. Ia juga memiliki rasa keingintahuan yang besar terhadap sesuatu.

Sekolah Hanya 3 Bulan

Namun, ketika memasuki usia 7 tahun dan saat itu, ia mulai bersekolah akan tetapi, segera mendapatkan masalah. Tommy yang hobi bertanya tidak tahan dengan kebiasaan sekolah formal yang duduk diam saja, akhirnya dia dikeluarkan hanya dalam jangka waktu 3 bulan saja. Ia dicap sebagai seorang bodoh. Ia bahkan dihukum karena hal tersebut.

Tidak heran setelahnya, ibunya segera menolak pernyataan tersebut, bahkan harus ke ruangan kepala sekolah. Ia benar-benar kecewa dengan sekolah tersebut yang mengklaim anaknya sebagai orang yang bodoh.    

“Anak saya bukanlah anak bodoh. Saya sendiri yang akan mendidik dan mengajarinya” kata nancy, ibu Thomas Alva Edison. Perkataan yang dibuktikannya, dengan mendidik sendiri Thomas Alva Edison. Ia membelikan berbagai buku untuk menunjang pendidikan dari Thomas Alva Edison. 

Mengenal Buku

Tidak hanya membelikan buku saja, ibunya juga mengajarkannya berbagai kemampuan. Mulai dari membaca, menulis dan matematika. Bahkan, ia mengajarkan berbagai buku dari penulis ternama seperti Edward Gibson, William Shakespeare dan Charles Dickens. 

Salah satu buku yang paling terkenal mempengaruhi Thomas Alva Edison adala buku School of Natural Philosophy karya R.G Parker yang menjelaskan tentang eksperimen fisika dan kimia di dalam rumah.

Ia juga mengumpulkan uang sendiri untuk membeli peralatan dan bahan untuk percobaan. Ia juga mendirikan sebuah laboratorium sederhana di atap rumahnya. Tentu saja Tommy mencoba semua percobaan dalam buku tersebut dan mempengaruhi berbagai penemuannya saat itu.

Belajar tentang Uang

Sang ayah juga berperan penting dengan memberikan uang 10 sen, setiap membaca buku nonfiksi. Bukan hanya itu sumber uang thomas alva edison, saat umur 12 tahun, ia menjual surat kabar, buah apel, serta gula-gula di sebuah jalur kereta api di sepanjang rute dari port huron ke detroit. 

Hal tersebut sebagai pembelajaran dalam dunia bisnis. Tidak heran, jika selain dikenal sebagai penemu berbagai alat, Thomas Alva Edison dikenal juga sebagai pengusaha yang mendirikan perusahaan General Eletric.

Oleh karena itu, jika hari ini berhenti sekolah dijadikan alasan untuk menjadi orang tidak terdidik. Maka biografi Thomas Alva Edison membuktikannya. Namun, tidak boleh juga dilupakan perjuangan Orang Tua Thomas Alva Edison yang berjuang mendidik anaknya dengan keras, meskipun sekolah menolaknya.  

Sumber:
Artikel Web sahabatkeluaga.kemendikbud.go.id berjudul “Peran Kuat Ibunya Dibalik Kegeniusan Thomas Alva Edison ( Bag 1).

Penulis: Aru Akasa

Jangan Lupa Like FP kami: Meongeden.com
Jangan Lupa Komentar

No comments:

Post a Comment