Thursday, February 6, 2020

Mengapa Penggemar Khawatir dengan Live Action One Piece?



Dalam industri manga, nama One Piece sudah sangat terkenal. Manga karya Eichiro Oda ini bisa dibilang salah satu manga yang paling terkenal di dunia. Tidak heran manga ini memiliki basis penggemar yang ada di seluruh dunia. Manga ini sendiri telah mendapat adaptasi anime dari perusahaan Toei Animation.

Sebagaimana kebiasaan Jepang, dimana setelah mendapatkan adaptasi anime. Biasanya beberapa karya akan mendapatkan bentuk lain adaptasi. Bisa saja berupa game atau live action. Terkhusus untuk adaptasi live action, biasanya sangat diharapkan para penggemar. Apalagi karena live action seperti namanya aksi yang hidup, dimana para karakter manga dan anime memiliki penggambaran lewat peran manusia asli.

Semua penggemar anime biasanya menyambut kabar baik dari adanya live action dengan perasaan. Terutama karena live action cukup jarang diperoleh di manga dan anime, kecuali sedikit manga yang beruntung. Apalagi ditambah dengan kesesuaian artis dan peran saat trailer, maka akan jadi kabar sangat baik bagi penggemar.

One Piece dapat Live action

Hal yang tidak mengherankan, jika manga terkenal One Piece mendapat live action. Apalagi manga One Piece dikenal juga karena penjualan manganya yang sangat tinggi.Tidak heran rencana pembuatan live action sangat mungkin untuk manga sekelas One Piece. Apalagi Eiichiro Oda pernah mengungkapkan hal tersebut beberapa waktu lalu, walau belum ada pernyataan resmi.

Namun, sayang beribu sayang penggemar harus sangat kecewa mendengar berita resminya. Live action yang akhirnya akan dikelola oleh Netflix. Sontak diberbagai forum penggemar One Piece, penggemar merasa sangat khawatir mengingat buruknya Netflix saat mengelola berbagai adaptasi manga.

Reputasi Netflix

Hal yang paling membuat penggemar khawatir adalah reputasi Netflix dalam mengelola adaptasi yang sering buruk. Walaupun sebenarnya, hal buruk ini ditujukan kepada seluruh adaptasi dari barat yang tidak mengerti cara mengadaptasi anime jepang. Terkhusus untuk Netflix sudah ada beberapa nama yang cukup besar gagal di tangan Netflix.

Kegagalan death note, mungkin bisa dibilang salah satu kegagalan terbesar Netflix. Bagaimana tidak, Death Note yang backgroundnya yang benar-benar Jepang diganti dengan seting barat. Parahnya lagi, mereka melakukan perubahan besar-besaran terhadap alur cerita inti dari Death Note. Tidak heran beberapa penggemar mengamuk, bahkan ada staf produksi yang diancam bunuh.

Masih ada kegagalan lain dari Netflix, namun tidak separah kasus Death Note, yaitu Fullmetal Alchemist. Secara alur, adaptasi Netflix ini dianggap cukup baik meski ada penyusutan dari jalan cerita. Masalahnya hanya pada beberapa detil, seperti penggunaan wig pada beberapa aktor dan cat rambut dari aktor utama yang masih tidak terlalu rapi. Tidak heran terdapat perbedaan pendapat mengenai adaptasi ini, namun terlihat kesepakatn adaptasinya biasa saja.

Masih ada Harapan

Keduanya sama-sama merupakan genre yang sama dengan manga one piece yaitu shonen. Tidak heran penggemar khawatir dengan hal tersebut. Mengambil contoh dari dua kasus di atas. Namun. Melihat adanya sisi baik dari fullmetal alchemist, mungkin para penggemar mungkin perlu berharap adaptasinya baik-baik saja. Penggemar juga perlu berharap bahwa Netflix juga belajar dari kesalahan yang pernah ada.

Jangan lupa protes

Sampai tulisan ini dirilis, trailer dari Netflix sendiri belum keluar. Namun, jika ada tanda-tanda hasilnya bakal berakhir buruk, baik saat trailer dan penayangan, maka penggemar perlu protes. Protes besar-besaran melalui forum dan berbagai tempat kritik film. Apalagi penggemar One Piece tersebar di berbagai negara di dunia dan memiliki banyak forum di sosial media.

Penggemar memang tidak bisa mempengaruhi produksi live action tersebut. Namun, kita sebagai penggemar memiliki hak protes, jika terdapat kesalahan. Adanya protes setidaknya menunjukan pada Netflix bahwa yang dilakukannya salah. Kita juga berharap Netflix punya rencana lebih baik saat mereka diprotes penggemar.

Oleh karena itu, penggemar harus memperhatikan ini dengan seksama dan baik-baik. Penggemar harus siap dengan hasil live action One Piece nantinya, baik hasilnya bagus, maupun jelek. Tak lupa lagi mengingatkan untuk protes jika terjadi hal yang buruk dengan adaptasi ini. Namun, kita tetap berharap hasilnya bagus.

Penulis: Aru Akasa

No comments:

Post a Comment