Friday, February 7, 2020

Hubungan Pokemon dan Tokusatsu yang Jarang Diketahui


Pokemon saat ini dikenal sebagai game berbasis monster no 1. Jika membahas tentang game monster, maka tak ada yang mengalahkan kepopuleranya hingga saat ini. Para pesaingnya seperti Digimon, shin megami tensei, monster farm, dll tak mampu menandingi ketenaran pokemon. Apalagi beberapa waktu lalu game Pokemon Sword and Shield baru saja rilis dan penuh dengan kehebohan penggemar.

Game ini sendiri dibuat oleh developer Game Freak. Developer yang awalnya hanya sebuah majalah game, namun berhasil berubah menjadi salah satu developer sukses. Keduanya dikembangkan oleh Satoshi Tajiri dan ken Sugimori. Kemudian, pada saat dikembangkan jadi developer mereka dibantu juga  Junichi Matsuda. Pada tahun 1996 hingga sekarang mereka mengembangkan Pokemon.

Dibalik Bola Pokemon

Satoshi Tajiri mungkin bisa dibilang konseptor utama dari Pokemon. Namanya, bahkan digunakan sebagai tokoh utama anime Pokemon yaitu Satoshi. Beliau sering bercerita kalau Pokemon lahir dari kebiasaanya mengumpulkan serangga. Tidak heran, dalam pengembangan nya kita menemukan konsep menangkap pokemon dan Pokemon serangga.

Namun, banyak yang tidak tahu jika konsep menangkap Pokemon versi awal berbeda dengan zaman sekarang. Saat ini kita mengenal adanya benda bernama Pokeball yang digunakan menangkap Pokemon. Konsep awal sebenarnya dulu belum berbentuk bola, namun sebuah kapsul. Saat itu juga namanya bukanlah Pokemo namun Capsumon atau Capsule Monster.

Capsule monster ini sendiri merupakan konsep dari Ultraman. Dimana kapsul digunakan untuk menyimpan kaiju dan digunakan untuk memanggil mereka untuk bertarung. Anda dapat melihat hal tersebut di beberapa serial Ultraman. Salah satunya adalah ultraman Zearth dimana mereka memanggil kaiju untuk saling bertarung.

Sayangnya hal tersebut dianggap melanggar merek milik Tsuburaya tersebut. Sehingga untuk menghindari tuntutan hukum di kemudian hari. Akhirnya, beberapa konsep diganti termasuk nama Capsumon menjadi Pokemon. Namun, kita masih menemukan konsep lama yang terpengaruh dengan ultraman seperti pokemon berbentuk kaiju.

Pokemon dengan Toku Style


Jika anda melihat beberapa konsep dari bentuk pokemon, maka anda akan menemukan beberapa karakter mirip dengan konsep tokusatsu. Terutama Pokemon berbentuk kaiju. Dimana desain utama mereka berbentuk seperti dinosaurus. Hal ini juga beberapa kali diungkapkan Satoshi Tajiri bahwa karyanya dipengaruhi game, acara tv dan Ultraman. 

Jika anda memperhatikan Pokemon generasi satu, maka anda akan menemukan cukup banyak Pokemon yang berbentuk seperti Kaiju seperti, Ryhdon, Nidoking, Nidoqueen, Ivysaur, Kangashkan, Staryu. Masih ada satu sebenarnya bernama omega, namun desainnya tidak pernah dirilis sama sekali, akan tetapi desainnya sendiri mirip dengan Mecha Godzilla (gambarnya berkode 021).

Namun, ada satu desain yang dibicarakan beberapa penggemar desainnya cukup unik yaitu ledian. Jika diperhatikan desain kepala Ledian mirip dengan desain kepala pada beberapa kamen rider. Terdapat sebuah titik dikepalanya yang membuatnya seolah mirip dengan Kamen Rider. Hal ini tidak memiliki penjelasan resmi, namun anda dapat melihat sendiri  perbandingannya.

Menariknya pada anime Pokemon Sun and Moon episode 113 ada beberapa adegan yang menunjukan karakteristik mirip tokusatsu Terlihat gyarados mirip dengan king ghidorah dari serial Godzilla. Menariknya lagi tim roket berpakaian seperti pasukan khusus yang biasanya muncul dalam serial ultraman dan meowth berperan sebagai kaiju (mungkin kaijin lebih tepatnya) pigmon (gambarnya paling di atas)..

Oleh karena itu, kita dapat melihat bagaimana kreativitas Satoshi Tajiri meramu konsep Pokemon. Bagaimana ia merubah konsep tokusatsu yang merupakan sebuah inpirasi dari masa kecilnya. Semoga penggemar juga dapat meniru sisi kreatifitas dari Satoshi Tajiri di atas agar diterapkan pada kehidupan sehari-hari.  

penulis: Aru Akasa

Sumber:
Tulisan berjudul “A History of Pok√©mon through the Internal List – 1” dari Web helixchamber diakses pada tanggal 7 februari 2020

No comments:

Post a Comment