Tuesday, February 18, 2020

Film Biografi Shotaro Ishinomori: Sang Bapak Kamen Rider dan Super Sentai


Super sentai dan kamen rider merupakan dua tokusatsu yang sangat terkenal. Keduanya merupakan merek dagang dari perusahaan Toei Company. Keduanya juga dapat dibilang sebagai Tokusatsu paling terkenal saat ini.

Namun, siapa sangka keduanya lahir dari tangan orang yang sama yaitu, Ishinomori Shotaro. Seorang pengarang manga dan juga pencipta dari beberapa tokusatsu. Orang yang bahkan disebut sebagai stan lee dari jepang. Ia juga dianggap sebagai pengarang manga terbanyak menerbitkan menurut Guinnes World of Record. Tidak heran, ia disebut sebagai manga king.

Lelaki yang Membuat Pahlawan

Tahun 2018 film semi biografinya diterbitkan berjudul The Story of Shotaro Ishinomori, the Man Who Created a Hero atau dalam bahasa jepangya, yaitu Hero wo Tsukutta Ishinomori Shotaro Monogatari. Sifatnya semi biografi karena sebagian diceritakan oleh ishinomori sendiri sebelum akhirnya meninggal.

Film yang ditayangkan setelah kira-kira sepuluh tahun sepeninggalnya. Ia meninggal pada tanggal 28 januari 1998. Tiga hari setelah, ia merayakan ulang tahunnya yang ke-60. jadi, secara tidak langsung film ini perayaan ulang tahunnya yang ke-80.

Film yang diawali dengan komentar Ishinomori Shotaro tentang Kamen Rider dan masa lalunya. Terutama yang paling berkesan adalah komentar mentornya sang dewa manga, Osamu Tezuka . Dimana beliau menciptakan skrip manga lebih banyak dari beliau.

Interaksi Antar Penulis Manga

Film tersebut juga banyak mengambarkan interaksi antara sesama penulis manga. Terutama ketika bertemu sesama penulis yang nantinya sama-sama terkenal. Penulis yang ditemuinya antara lain, penulis Doraemon, Ninja Hatori dan Bakabon. para penulis tersebut berkumpul di sebuah rumah kost yang disebut Tokiwa Sho (penginapan tokiwa). mirip dengan nama karater utama kamen rider zio.


Hal yang menjadi sorotan juga adalah hubungan Shotaro Ishinomori dengan mentornya Osamu Tezuka. Meskipun, hanya sepintas terdapat konflik diantara keduanya. Namun, mereka dapat diselesaikan secara damai antara keduanya.

Adapun kelebihan dan kekurangan dalam film ini sebagai berikut:


Kelebihan


Kisahnya benar-benar emosional

Banyak sekali adegan yang emosional. Terutama saat kematian kakak ishinomori Shotaro, bernama Yoshie. Satu hal yang membuatnya begitu depresi sampai meninggalkan Jepang. Namun, seolah kakaknya yang meninggal tetap menginspirasi termasuk menginspirasi Kamen Rider.

Kemunculan Kamen Rider Ichigo

Terdapat kemunculan dari aktor pemeran Kamen Rider Ichigo, Hiroshi Fujioka. Ia muncul di akhir bagian ketika Ishinomori Shotaro mengantarkan anaknya melihat shooting film kamen rider. Bagian ini sangat berkesan karena diperankan langsung oleh aktor aslinya.

Seting Waktu yang Bagus

Kesan jadul alias zaman dahulu, benar-benar terasa. Mulai dari lagu pengiring yang seperti dari piringan hitam. Model kostnya merujuk kepada kost zaman dulu di Jepang. Adegan menarik ketika Ishinomori Shotaro mengenakan kacamata, hampir persis seperti kebiasaannya di dunia nyata.

Kekurangan

Penggunaan Foto

Foto-foto yang digunakan di awal merupakan foto buatan dari film. Harapannya sendiri foto asli milik Shotaro Ishinomori dipajang. Kemudian, dilakukan proses perbandingan. Namun, hanya beberapa foto yang dipajang di bagian akhir film.

Pembahasan Terlalu Sedikit

Kamen rider yang dibahas hanya sampai kemunculan kamen rider ichigo. Padahal setelah kamen rider ichigo masilh banyak terdapat masalah dalam proses pembuatan serial kamen rider. Hal itu tidak digambarkan dalam film ini. 

Oleh karena itu, bagi para penggemar tokusatsu kami sangat merekomendasikan film ini. Apalagi kita dapat melihat berbagai proses kreatif dari sang pembuat Kamen Rider dan Super Sentai. 

Penulis: Aru Akasa

Jangan Lupa Like FP kami: Meongeden.com
Jangan Lupa Komentar


No comments:

Post a Comment