Tuesday, February 25, 2020

Big 3T: Mengenal Tiga Studio Dibalik Jayanya Tokusatsu



Tokusatsu hari ini menjadi genre film yang sangat terkenal. Bukan hanya di Jepang, namun juga di seluruh dunia. namun, kadang orang-orang tidak mengenal siapa dibalik kebesaran mereka. Hari ini, kita mencoba mengenal sedikit bagian tokusatsu yaitu sisi perusahaannya.

Mengenal Tokusatsu

Sebelum itu kita mengenal istilah tokusatsu dahulu. Tokusatsu berasal dari sebuah singkatan dari kata tokushu satsuei. Tokushu dapat diartikan sebagai unik atau spesial. Satsuei dapat diartikan sebagai fotografi atau perfilman. Karena itu, tokushu satsui yang disingkat tokusatsu sering diartikan “perfilman spesial” atau “fotografi spesial” atau mungkin lebih tepatnya “perfilman dengan spesial efek”.

Tokusatsu merupakan film dengan penggunaan spesial efek yang secara khusus merujuk ke film Jepang. Penggunaan spesial efek disini, biasanya mengacu kepada film dengan genre science fiction untuk memunculkan mahluk, atau kejadian yang berbeda dengan kenyatan atau hanya fantasi. 

Walaupun, sebenarnya film horror juga biasanya menggunakan beberapa spesial efek. Mungkin juga ada genre lain yang menggunakan spesial efek, namun lazimnya istilah tokusatus hanya ditujukan pada karya film scifi atau science fiction semata. Dimana kita dapat melihat prakteknya hari ini. 

Tokusatsu sebenarnya bisa berarti film spesial efek secara luas, namun istilah ini biasa disempitkan dan dikhusukan pada film Jepang. Kadang juga ada malah yang menyempitkan istilah tokusatsu hanya kepada film super hero saja, mengingat banyaknya film tokusatsu yang fokus kepada penggunaan super hero.

Jika menyinggung soal dunia perfilman tokusatsu, maka kita pasti membahas studio dibaliknya. Studio-studio yang saat ini masih mempertahankan film tokusatu dengan berbagai film dan serial yang sangat terkenal. Bagi penggemar tokusatsu pasti pernah mendengar nama-nama studio yang berada di balik pembuatan tokusatsu.

Kali ini kita akan membahas soal big3t. Istilah ini saya gunakan untuk menggambarkan sebuah fakta menarik bahwa 3 studio besar tokusatsu ternyata berawalan dengan huruf t (dalam tulisan latin)sama dengan katat tokusatsu yang berawalan t. kita akan membahas tiga perusahaan berawalan tiga huruf t yaitu toho, tsuburaya dan toei.

Toho

Toho atau yang lebih tepatnya Toho Co., Ltd. Mereka merupakan sebuah perusahaan produsen dan distribusi film yang bertempat di Yurakucho, Chiyoda, Tokyo, Jepang. Ia merupakan salah satu perusahaan dibawa perusaahaan Hankyu Hanshin Toho grup. ia juga memiliki bagian bernama Toho Animation yang juga terkenal dalam dunia produsen anime.

Perusahaan ini tentu saja terkenal dengan tokusatsunya yang melegeda yaitu Godzilla. Hewan raksasa atau yang biasa disebut kaiju ini merupakan produk andalannya. Bersama dengan kaiju lainya seperti, King Ghidorah, Mothra, Rodan, dll. Beberapa kaiju juga terdapat dalam film ultraman yang akan dijelaskan selanjutnya.

Sebenarnya selain Godzilla Toho juga punya tokusatsu The Chou Sei Shin Series. Seri ini terbagi dalam tiga, yaitu Chouseishin Gransazer, Genseishin Justirisers dan Chousei Kantai Sazer-X. Proyek ini berjalanan selama tiga tahun dari tahun 2003 sampai 2006. Proyek ini merupakan kerjasama dengan konami. Mungkin penggemar indonesia pernah menonton seri tokusatsu ini. Masih banyak sebenarnya juga tokusatsu yang dimiliki perusahaan toho yang tak dapat dijelaskan satu persatu.

Tsuburaya


Tsuburaya atau lebih tepatnya Tsuburaya Production, co ltd. Sebuah perusahaan yang memfokuskan diri dalam film dan seri tokusatu. Mungkin lebih khusus lagi fokus kepada karya utamanya ultraman. Ia berdiri pada tahun 12 april tahun 1963 dan bermarkas di Nampeidai-cho, Shibuyaku tokyo jepang. Profil perusahaannya dapat anda kunjungi di web en.tsuburaya-prod.co.jp.

Nama Tsuburaya diambil dari nama keluarga pendirinya, yaitu Eiji Tsuburaya. Ia dikenal juga sebagai bapak tokusatsu, akan tetapi ada juga yang menjuluki dirinya sebagai sang penyihir spesial efek. Ia juga dikenal sebagai salah satu orang yang membuat kaiju terkenal Godzilla. Terutama karena ia juga merupakan salah satu orang yang bekerja di Toho.

Dulunya mereka mengerjakan beberapa tokusatsu seperti Mighty Jack yang logonya digunakan sebagai simbol Tsuburaya. Ada juga kaiju baik hati kaiju Booska yang juga sering muncul di serial ultraman. Namun, seperti kita ketahui saat ini mereka semakin memfokuskan karyanya ke serial Ultraman saja.

Menariknya beberapa kaiju di Ultraman juga hasil dari modifikasi dari kaiju dari perusahaan Toho. Mungkin banyak yang yang sadar kalau Gomess mirip dengan Godzilla. Sebenarnya Gomess merupakan kostum Godzilla atau Mozugoji yang dimodifikasi milik Toho kemudian digunakan Tsuburaya.
  
Toei



Toei company merupakan salah satu produsen film dan serial di Jepang, ia juga merupakan distributor film dan pengelola bioskop. Nama Toei sendiri merupakan singkatan dari "Tōkyō Eiga Haikyū" (Tokyo Film Distribution Company / Perusahaan Distribusi Film Tokyo, mantan nama perusahaan). Ia sebenarnya merupakan hasil merger tiga perusahaan film. Tidak heran jika kita melihat simbol Toei terdapat simbol segitiga.

Toei saat ini tentu saja dikenal dengan dua merek tokusatsu yang mereka yaitu Kamen Rider dan Super Sentai. Keduanya lahir dari design satu orang yaitu Ishinomori Shotaro. Kamen Rider lebih dulu lahir menjadi sebuah film, dimana sebenarnya Kamen Rider lahir untuk mengalahkan ketenaran Ultraman saat itu (silahkan lihat film biografi Ishinomori Shoutaro).

Sebenarnya banyak serial lain yang dikelola Toei seperti Metal Heroes, Henshin Ninja Arashi, Inazumen, Lionmaru. Sayang mereka tak mampu bertahan, terutama karena kekurangan dana untuk memproduksi serialnya. Biasanya mereka digunakan hanya sebagai kameo pada Kamen Rider seperti kasus Inazuman atau menjadi film tanpa serial seperti Kikaider atau dimodifikasi seperti Henshin Ninja Arashi yang jadi Kamen Rider Hibiki.

Pemaparan di atas mungkin memberikan kita sedikit gambaran berbagai perusahaan dalam industri tokusatsu. Meskipun tidak sebanyak zaman dulu ketika era berjayanya, namun serial tokusatsu mampu bertahan sehingga masih dapat dinikmati oleh banyak orang. Semoga di masa depan kita dapat menyaksikan toku baru lahir dan bertahan.

No comments:

Post a Comment