Thursday, November 28, 2019

Review MIB internasional: inovasi yang cukup mengecewakan (waspada spoiler)


Bisa dibilang film alien dengan ciri khas yang melekat kuat adalah men in black. Laki-laki yang menggunakan pakaian serba hitam ditambah dengan kacamata hitam, ditambah dengan cahaya yang dapat menghapus ingatan menjadi ciri dari organisasi fiktif pengatur para alien di bumi.

Sebelumnya telah ada tiga film men in black. Mib yang rilis pada tahun 1997. Mib 2 sebagai pelanjut rilis pada tahun 2002. mib 3 yang rilis pada tahun 2012. mib terakhir adalah mib 4 atau yang lebih dikenal sebagai mib internasional.

Diawali molly wright yang ketika kecil berhadapan dengan alien dan secara tak sengaja melihat agen mib. Ketika dewasa, Ia segera bercita-cita untuk menjadi agen mib dan mencari tahu segalanya tentang agen pemerintah yang misterius agen mib. Ia bahkan mendaftar fbi untuk mencari tahu, sayang usahanya gagal.

Kemudian, ia akhirnya ditangkap karena mencoba menyusup ke dalam mib dan direkrut. Petualang di mulai ketika ia bertemu dengan agen h yang dianggap pembuat onar. Mereka berdua kemudian terjun ke dalam kasus hive yang dulu dihadapi oleh agent h. mungkin sampai disini saja, nanti spoilernya terlalu banyak, selanjutnya kita membahas kelebihan dan kelemahan film ini.

Kelebihan
Keberanian untuk mengambil inovasi
Kali ini men in black mencoba berinovasi dengan menampilkan pasangan baru. Bukan hanya itu, kembali film ini menunjukan inovasinya menggugat tentang harushkan anggota men in black seorang laki-laki dengan membuat agen M menjadi peran utama.

Latar belakang agen m juga cukup menarik dengan muncul sebagai orang yang mencari tahu keberadaan MIB. Penggambaran sebagai agen m sebagai seorang agen cerdas dapat dilihat dari berbagai adegan misalnya menghack teleskop dan menyamar sebagai agen mib.

Tidak sampai disitu ditambahkan lagi inovasi lainnya yaitu judul internasional, dimana mereka melakukan perjalanan ke berbagai negara. Maroko, napoli dan Perancis menjadi setting utama dalam cerita ini.

Sebagaimana biasanya kita hanya melihat duet will smith dan tomy lee jones sebagai agen j dan agen k, kali ini peran digantikan oleh aktor pemeran yang lebih dikenal dengan perannya thor yaitu, chris hermsworth sebagai agent H. Partnernya kali ini juga sama-sama terkenal lewat film thor memerankan valkyrie, yaitu tessa thompson sebagai agent m atau molly wright. Ditambah lagi pemeran penjahat di film batman yaitu liam neeson sebagai ras’al ghul juga muncul sebagai high t.

Kelemahan
Namun, ternyata segudang inovasi ternyata menghasilkan cukup banyak kekecewaan. Film ini segera mendapat kritik pedas pada beberapa bagian filmnya. Segera mereka dibanding bandingkan dengan pendahulunya yaitu duet agen j dan k.

Hal yang paling mengecewakan adalah alurnya yang terlihat terburu-buru dan tidak fokus. Film ini menceritakan awal agen m, berubahnya agen h dan konflik dengan alien hive. Semuanya diceritakan dengan sangat cepat dan kadang terasa seperti melompat dari satu bagian ke bagian yang lain. Tidak heran alur ceritanya mendapat kritik yang paling banyak.

Plot twist yang biasa saja dimana ternyata agen high t adalah seorang hive. Terlalu banyak petunjuk, sehingga terlalu mudah ditebak. Lalu, adegan ketika high t ketahuan juga lewat penjelasan yang panjang bukan dengan aksi langsung.

Oleh karena itu, meskipun agak sedikit mengecewakan saya sebagai penulis, namun keberanian membuat inovasi dalam film mib patut diacungi jempol. Semoga ke depannya mib yang ditampilkan lebih baik dari hari ini.
Penulis: Aru akasa

No comments:

Post a Comment