Sunday, April 21, 2019

Mengapa Ultraman Mengulang-ulang Tema Fusion?

 Ultraman merupakan salah satu serial tokusatsu. Ia berkisah tentang makhluk raksasa bernama ultraman yang melawan berbagai monster jahat. Umumnya mereka menyatu dengan sosok manusia yang berubah wujud menjadi raksasa.



Ultraman memiliki ciri khas tertentu. Tubuh raksasa berbentuk manusia dengan warna tubuh yang sebagiannya berwarna perak. Ia juga memiliki mata yang menyala seperti lampu.

Hal yang paling melekat di benak penggemar adalah lampu di dadanya. Lampu yang menyala dan berbunyi ketika terancam. Jurus dengan menyilangkan tangan sambil mengeluarkan sinar.
   
Banyak juga ultraman juga menghiasi layar kaca kaca indonesia. Sehingga inilah jadi alasan sebagian besar orang Indonesia mengenal ultraman 

Antara lain terdiri dari ultraman seven, original ultraman, ultraman ace, ultraman taro, ultraman leo, ultraman 80, ultraman tiga, ultraman dyna, ultraman gaia, ultraman nexus, ultrama ginga dan ultraman orb. 

Muncul tema Fusion

Tema fusion telah beberapa kali digunakan ultraman pada beberapa tahun belakangan ini. sebuah konsep yang memadukan dua buah elemen menjadi satu kesatuan. intinya adalah fusi tau penggabungan.

Awalnya konsep ini mungkin dimulai sejak ultraman victory. ultraman victory memperoleh senjata dari bagian tubuh kaiju. Bentuk tubuhnya merupakan fusion dari bagian tubuh kaiju dengan dirinya. 

Dilanjutkan dengan, ultraman x yang menggunakan semacam armor dari tubuhnya. Armor tersebut diperoleh dari action figur  yang dianggap kaiju yang mengecil. Dimana setiap armor memiliki kemampuan khas kaiju tersebut. 

Penggabungan dirinya dan kaiju melalui armor, bukan penggabungan langsung seperti victory. kadang desainnya terlihat lebih baik dari ultraman victory. 

Ultraman orb memiliki konsep penggabungan beberapa ultraman sebelumnya. penggabungan tersebut berbentuk kartu ultraman yang nantinya akan mengatur bentuk dari ultraman. misalnya penggabungan antara ultraman taro dan mebius jadi ultraman orb form burnmite. 

Ultraman geed hampir sama konsepnya dengan ultraman orb hanya saja ia menggunakan kapsul sebagai intinya. menariknya ia terlibat dalam pertarungan belial dan ultraman zero. 

Dimana belial sebagai ayahnya. Hal itu tentu saja mempengaruhi formya, sebagaimana ultraman orb juga punya form dari belial.

Kemudian dilanjutkan lagi dengan ultraman rubu. konsep fusion yang paling jelas adalah penggabungan dua ultraman bersaudara menjadi ruebe form.  

Sebagai penggemar saya cukup kecewa karena konsep terlalu banyak berulang. terutama konsep penggabungan wujud dan karakter. walaupun, berulangnya konsep ini dapat ditutupi dengan kualitas cerita.

Taktik Menjual mainan

Saya menduga ini pengaruh taktik marketing penjualan mainan tsuburaya. biasanya tsuburaya hanya menjual alat perubahan biasanya tunggal dan action figure. sekarang tsuburaya menjual tambahan alat berubah seperti kapsul, kartu dan senjata berukuran kecil.

Tema fusion memang menghasilkan banyak jenis permainan. apalagi fusion menuntut adanya dua unsur yang digabungkan. sehingga setiap unsur karakternya perlu diproduksi.

Akan tetapi, bagi yang mengoleksi mainan tentunya hal ini sangat menarik. mainan yang banyak akan menjadi incaran para kolektor dan juga sumber dana buat tsuburaya untuk memproduksi film. 
       
kelemahan dan keunggulan

Kelemahan juga dari tema fusion adalah tertebaknya jalan cerita karena mengumpulkan unsur. misalnya orb yang mengumpulkan kartu-kartunya. ultraman geed yang mengumpulkan kapsulnya.
    
keunggulannya memperkuat nostalgia kaiju dan ultraman di masa lalu. biasanya kaiju ultraman memang sering digunakan kembali sebagai lawan. biasanya juga ultraman muncul pada seri lainnya membantu ultraman lain.

harapan besarnya kepada serial ultraman adalah jangan sampai tema fusion menjadi tema klise. apalagi sampai terasa seolah kehabisan ide dan tak ada ide lain. belum lagi jika alur cerita malah ikut menjadi hancur karena tema fusion.


Sumber:
Pengalaman pribadi menonton

No comments:

Post a Comment